Berkolaborasi Menuju Merdeka Belajar
Pada proses pembuatan kain tenun tersebut, ketika penenun masih menggunakan alat tenun yang manual, untuk menghasilkan sebuah kain yang eksotis, tentu akan memakan waktu yang lebih lama, berbeda dengan ketika mereka menggunakan alat tenun yang lebih besar yang terbuat dari kayu (bukan mesin modern), maka waktu penyelesaian sebuah kain, akan lebih cepat dengan kualitas yang sama.
Sama halnya dengan alat komunikasi, nilai pemanfaatan teknologi dan tujuan dari pemanfaatan tersebut adalah untuk mempermudah dan memperpendek jangka waktu sebuah tugas, perbedaan alat komunikasi yang masih analog dengan yang modern saat ini tentu bagai langit dan bumi, ditambah adanya kemampuan untuk akses internet akan lebih memudahkan aktivitas kita.
Dalam vlog ini menceritakan aktivitas pengenalan siswa di SD Negeri 2 Sarigadung terhadap memanfaatkan Rumah Belajar sebagai referensi dari kegiatan pembelajaran nya, terdapat dua versi Rumah Belajar yang digunakan yakni versi android dan versi website.
Pada dasarnya siswa usia sekolah dasar, pada umum nya mereka lebih menyenangi hal-hal baru dalam kegiatan pembelajaran, sehingga perlu inovasi dan kreativitas guru dalam mengolah materi yang sudah ada, mengkolaborasikan materi dengan pembelajaran TIK yang terintegrasi dengan Rumah Belajar, akan meningkatkan antusias siswa, siswa termotivasi untuk memanfaatkan alat komunikasi dimilikinya untuk kegiatan pembelajaran, terlebih adanya edugame yang memang bagian dari jiwa anak sekolah.
Selain mengembangkan pembelajaran TIK dan mengkolaborasikan nya dengan Rumah Belajar di sekolah saya sendiri, pengalaman kegiatan yang dilakukan di sekolah tersebut disosialisasikan di depan guru - guru hebat di kabupaten Tanah Bumbu, melalui kegiatan tatap maya yang saya ceritakan dalam vlog tersebut, semangat dan antusias mereka ingin mengembangkan pembelajaran berbasis TIK yang di padukan dengan Rumah Belajar, banyak guru - guru PAUD yang sangat antusias dengan edugame yang mereka anggap sangat menarik dan layak untuk anak usia PAUD, terlebih ketika kami menjelaskan bahwa untuk bisa menjadi kontributor kaya yang dimasukkan di dalam rumah belajar sangat ketat verifikasinya, sehingga ketika materi yang di publikasi sudah sangat layak bagi siswa semua.
Selain tatap maya, kegiatan sosialisasi juga dilakukan secara offline yang bekerja sama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) di dua kecamatan yakni kecamatan Simpang Empat dan Batulicin.






1 Comments:
Mantap
Post a Comment