Loading...

Duta Rumah Belajar Inspirasi Karya Tulisku

Duta Rumah Belajar memang pantas disebut ajang uji kemampuan dan keahlian untuk guru - guru yang mempunyai skill dalam bidang teknologi informatika, ajang ini bukan ajang yang tidak bisa dibilang isapan jempol, karena apa?, karena ajang pencarian Duta Rumah Belajar merupakan ajang  resmi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, yang sekarang berafiliasi menjadi Kemendikbud Ristek, selain itu, menjadi wadah atau tempat berkumpulnya mereka para guru yang mempunyai kemampuan selain berkemampuan dalam bidang teknologi informatika juga kreativitas dan inovasi yang tinggi.

Duta Rumah Belajar memang pantas disebut ajang uji kemampuan dan keahlian untuk guru - guru yang mempunyai skill dalam bidang teknologi informatika, ajang ini bukan ajang yang tidak bisa dibilang isapan jempol, karena apa?, karena ajang pencarian Duta Rumah Belajar merupakan ajang  resmi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, yang sekarang berafiliasi menjadi Kemendikbud Ristek, selain itu, menjadi wadah atau tempat berkumpulnya mereka para guru yang mempunyai kemampuan selain berkemampuan dalam bidang teknologi informatika juga kreativitas dan inovasi yang tinggi.

Dalam kegiatan nya peserta harus melewati beberapa tahap yang disebut level, level ini terdiri dari 4 level dan untuk mencapai puncak level kita di uji kemampuan pengetahuan dan literasi tentang pendidikan terlebih dahulu di level 1, kemudian ketika mereka bisa melewati level 1 dan masuk pada level 2, kemampuan literasi mereka diperdalam lagi sehingga meningkatkan wawasan dan kreativitas pesertanya, berikutnya di level 3 mereka mulai menciptakan sebuah inovasi dan kreasi sesuai dengan instruksi yang ada dalam LMS di level tersebut  dan level  4 merupakan level puncak  dimana mana peserta yang masuk dalam level puncak ini mewajibkan pesertanya untuk berbagi ilmu kepada guru - guru dan memotivasi mereka untuk mengupgrade keilmuan nya untuk berkombinasi dengan teknologi, yang merupakan sebuah keharusan di masa saat ini.

Disinilah di level 4 inilah poin penting nya, semua peserta yang masuk dalam level ini merupakan peserta terbaik dari ribuan peserta yang mengikuti tahapan diklat serta seleksi dari setiap level, mereka yang masuk dalam level ini, tidak perlu merasa berkompetisi, tapi kreativitas peserta harus diuji, inovasi untuk berbagi pengetahuan kepada guru - guru tujuan utama nya, mereka didik harus mempunyai pemikiran dewasa, di didik untuk jadi panutan agar guru - guru yang tidak tahu tentang perkembangan teknologi pendidikan di masa sekarang menjadi tahu, memotivasi mereka dan mengajak mereka untuk merubah pola pembelajaran  agar sesuai dengan perkembangan zaman sehingga mereka tidak akan tertinggal dengan yang lain nya, agar mereka bisa menyesuaikan diri dengan siswa yang didiknya yang merupakan generasi teknologi.

Ada sebuah cerita menarik ketika pertama kali ikut seleksi Duta Rumah Belajar ini pada tahun 2019, masuk di awal level, disinilah titik kelemahan saya, karena untuk para peserta ketika masuk di level berikut nya harus membikin video pembelajaran, ketidakpercayaan diri di depan kamera memaksa diri untuk mundur, meski begitu ada sebuah pengalaman berharga di dapat, banyak modul bacaan tentang perkembangan dunia pendidikan saya  dapat kan, banyak ilmu yang diperoleh dan wawasan dalam berinovasi pun makin terasah, disinilah awal kemampuan menulis saya meningkat dan ajang Duta Rumah Belajar menjadi sumber inspirasi karya tulis ku, dan ditahun yang sama juga, artikel populer saya menjadi peringkat 2 se kabupaten pada ajang gebyar guru menulis, selain itu banyak karya tulis yang dihasilkan dari situ.

Pernah suatu ketika, aku berkomunikasi dengan Ibu Inggit yang merupakan Duta Rumah Belajar Kalimantan Selatan, dalam percakapan itu aku seperti membuat pengakuan  dosa kepadanya, heee… sebab dua kali ikut seleksi dan dua kali juga aku tinggal kan karena ketidak percayaan diri ku menghadapi kamera, hal itu berdampak pada kreativitas pengeditan video pembelajaran yang selalu berakhir kacau, dan semua itu ku ceritakan semuanya kepada bu Inggit, tapi ada sebuah hal positif dari itu kata ku pada beliau, semua karya tulis ku terinspirasi dari mengikut bimtek di level awal tersebut.

Ilmu - ilmu yang kudapat dari bimtek di pembatik tersebut selalu ku amalkan dan selalu menjadi karya tulis bagi ku, dan di tahun 2021 ini tahun yang tak pernah ku bayangkan sebelum nya, karena bisa masuk ke level yang lebih tinggi yakni level 4, pada awalnya aku mengikuti kegiatan pembatik seperti tahun - tahun sebelum nya saja, suatu ketika aku sempat bertanya kepada ibu Inggit, rasa nya itu masih di level 2, kataku ketika bertanya ke beliau, untuk level 3 apa tugas nya bu, dan dijawab dengan ramah oleh beliau bahwa untuk level 3 nanti akan membikin MPI (Media Pembelajaran Interaktif) disini saya pun mulai semangat, wah mantap ga bikin video pembelajaran lagi kata ku, Bu Inggit pun menyemangati aku. 

Untuk ambisi bisa masuk ke level yang tinggi ini memang bukan niatan hati, pada dasarnya prinsip yang kumiliki adalah belajar dengan bidang yang disukai, dan itu pun selalu saya terapkan ke siswa binaan saya di kelas, “jangan merasa bodoh lantaran kita tidak suka dengan mata pelajaran lain, paling tidak kita berupaya untuk tahu seperti apa materi yang ada di pelajaran itu, meski hasilnya jelek toh kelak kita akan bisa mengimbangi nya”. Rasa bahagia memuncak ketika pengumuman hasil ujian level 3 di umumkan, dan yang lebih bikin hati riang gembira, karena bisa masuk dalam 30 peserta yang akan lanjut pada level 4 yang akan dinilai menjadi duta perwakilan Kalimantan Selatan, rasa bangga tentu sudah pasti ada karena berhasil menyisihkan ribuan peserta yang berjuang menuju level puncak serta masuk dalam 30 peserta yang akan lanjut pada penilaian akhir, dan yang lebih menenangkan hati tugas di level 4 ini adalah membikin blog dan vlog, Alhamdulillah dalam hati ku, karena untuk bikin blog saya tidak perlu repot lagi, karena sudah lama bermain blog dan merupakan tempat menampung semua pemikiran saya disitu.

selama beberapa hari kami di Coaching oleh mentor - mentor keren yang merupakan Duta Rumah Belajar Kalimantan Selatan mereka menguraikan tugas yang harus kami lakukan untuk mencapai bonus 5 besar kalsel yang nanti nya akan diseleksi kembali untuk mewakili Kalimantan Selatan sebagai Duta di tingkat nasional, angan-angan untuk mencapai itu saya rasa terlalu jauh untuk saya, akan tetapi berupaya menimba ilmu dan pengalaman itu yang lebih baik agar bisa diterapkan ke siswa dan di bagikan ke para guru-guru yang ada di kecamatan dimana tempat saya bekerja.




0 Comments:

Post a Comment

Player

Archive

LAUCHING BUKU CERPEN SISWA KU

TUTORIAL Google Fom PPDB

Part 2