Kemajuan teknologi sudah
tidak bisa dibendung lagi, Akses internet membawa dampak perubahan yang
signifikan baik itu pola pikir, gaya hidup maupun keterampilan. Teknologi
komunikasi informatika seperti handphone yang dulunya hanya mempunyai fasilitas
sms dan telpon, namun sejalan perkembangan zaman, jenis alat komunikasi
tersebut mulai ditinggalkan dan dalam peredaran nya tergantikan oleh alat
komunikasi berbasis android yang didalamnya memiliki segudang fasilitas untuk
memudahkan akses internet, dan teknologi ini seperti komputer berjalan artinya
mudah dibawa kemana - mana cukup dimuat dalam saku baju maupun celana sehingga
tidak perlu menenteng tas kesana kemari.
Dengan segudang
fasilitas yang ada dalam alat komunikasi berbasis android tersebut ada sebuah
sistem yang di bangun oleh google yang merupakan mesin pencari (search
engine) terbesar dalam perambatan ke dalam web - web yang dapat dijangkau
dengan koneksi internet, aplikasi tersebut berupa google docs. Google docs
merupakan layanan berbasis web dan aplikasi yang berfungsi untuk pengolahan
kata, lembar sebar, presentasi, dan lain-lain (wikipedia). Fungsinya
hampir sama dengan microsoft office seperti Word, dengan fungsi sama seperti
itu, dan juga bisa diakses melalui alat komunikasi berupa handphone yang dapat
diunduh (download) melalui aplikasi play store, aplikasi tersebut
merupakan fasilitas yang dimiliki handphone (hp) android, namun ada juga
beberapa handphone yang sudah menyediakan google docs dalam fasilitas nya,
sehingga tidak perlu lagi melalui proses unduh atau download, sehingga google
docs ini bisa dimanfaatkan guru untuk menjadikan media pembelajaran.
Menurut permendikbud No.
22 tahun 2016 dijelaskan dalam komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
terdapat media pembelajaran, yaitu berupa alat bantu dalam menyampaikan materi
pelajaran, sebelumnya masih dalam komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) yang diatur dalam permendikbud tersebut, terdapat juga metode
pembelajaran yang digunakan pendidik yakni guru untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat memenuhi capaian
Kompetensi Dasar sesuai karakteristik peserta didik. Dari dua komponen tersebut
metode dan media, pengajar berupaya untuk mewujudkan kelas yang aktif dan
menyenangkan baik dengan memanfaatkan fasilitas yang ada maupun penggabungan
pembelajaran berbasis Teknologi Informatika dan Komunikasi ( TIK ).
Di daerah-daerah kota
besar maupun daerah yang mulai berkembang, fasilitas alat komunikasi bukan hal
tabu lagi, karakteristik orang tua yang selalu berupaya untuk
memfasilitasi anak nya berupa alat komunikasi yang mumpuni dalam
pengaksesan internet. Dengan fasilitas yang dimiliki siswa tersebut, kenapa
tidak kita manfaatkan sebagai sarana untuk memudahkan kita sebagai pendidik
dalam menyampaikan materi pelajaran, maupun ringkasan materi pelajaran, selain
itu dapat juga dijadikan sarana untuk presentasi siswa di kelas maupun
diluar kelas.
Fasilitas google docs
memungkinkan kita untuk menyampaikan materi ajar, juga membagi tugas-tugas
pelajaran maupun sebagai media presentasi dari tugas - tugas yang telah
disampaikan dengan melalui share link atau berbagi alamat google docs yang guru
pegang, maupun membuat group google docs melalui menyimpan alamat-alamat email
siswa ke dalam google docs yang dimiliki guru, sehingga memungkin kan siswa
untuk mengakses dokumen - dokumen materi, dan tugas - tugas pelajaran yang ada
dalam google docs yang guru buat.
Karakteristik google
docs yang paling menarik adalah setiap kata maupun kalimat yang tertulis dalam
lembar ketik dapat langsung diedit bersama - sama sekaligus, sehingga
memungkinkan guru untuk langsung mengoreksi hasil olahan kata yang diketik
siswa ke dalam google docs tersebut. Strategi ini alangkah baiknya
dikombinasikan juga dengan metode cooperative learning, hal ini baik
bagi siswa, agar siswa yang tidak memiliki fasilitas berupa alat komunikasi
dapat berkolaborasi dan berinteraksi dengan strategi yang dirancang guru, sebab
dalam strategi cooperative learning, proses pembelajaran dirancang untuk
mendidik siswa saling bekerja sama dalam sebuah kelompok. Dalam pelaksanaanya,
diupayakan dalam sebuah kelompok tersebut dibuat struktur organisasi kecil,
yang didalamnya terdapat tim ahli, tim ahli adalah siswa yang mempunyai
kemampuan menonjol dalam memahami program - program aplikasi yang terdapat
dalam alat komunikasi tersebut, selain itu, mereka yang akan bertugas untuk mengetik
laporan maupun jawaban dari pertanyaan yang dibuat. Tim ahli ini tidak serta
merta hanya dipegang oleh siswa yang memiliki kemampuan memahami aplikasi saja,
akan tetapi bisa di rolling dengan siswa lain, maksudnya agar siswa yang lain
mampu memahami kerja dari google docs itu sendiri maupun dalam hal mengetik
atau membuat laporan dengan memanfaatkan fasilitas dari google docs tersebut.
Saat ini, pendidikan
berada di masa pengetahuan (knowledge age) dengan percepatan peningkatan
pengetahuan yang luar biasa. Percepatan peningkatan pengetahuan ini didukung
oleh penerapan media dan teknologi digital yang disebut dengan
information superhighway (Gates, 1996). Sejak internet diperkenalkan di
dunia komersial pada awal tahun 1970 an,
informasi menjadi semakin cepat terdistribusi ke seluruh penjuru dunia. Di abad
ke 21 ini, pendidikan menjadi semakin penting untuk menjamin peserta didik
memiliki keterampilan belajar dan berinovasi, keterampilan menggunakan
teknologi dan media informasi, serta dapat bekerja, dan bertahan dengan
menggunakan keterampilan untuk hidup (life skills).
Semakin beratnya
tantangan dunia pendidikan untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan zaman,
guru sebagai ujung tombak dalam mencetak pola pikir, keterampilan dan karakter
peserta didik harus mampu menyiapkan diri dalam pengelolaan teknologi
informatika dengan baik dan mengkolaborasi nya dengan materi pelajaran sehingga
kemajuan pendidikan berjalan beriringan dengan perkembangan abad 21.
Publis RadarBanjarmasin
Kolom Untukmu Guru 17 Februari 2019
Publis RadarBanjarmasin
Kolom Untukmu Guru 17 Februari 2019






0 Comments:
Post a Comment