Bicara teknologi tidak ada habis nya dan akan berkembang mengikuti populasi manusia, setiap populasi mempunyai ciri khas tersendiri terhadap perkembangan teknologi, gen a perkembangan teknologi nya seperti ini, gen berikut nya pun seperti itu sampai pada titik di populasi penulis hidup, perubahan teknologi yang terjadi di saat ini terus meningkat, dimana level teknologi ada pada kecerdasan buatan, timbul beberapa pertanyaan yang sering di dengar dari populasi masyarakat yang masih tidak bisa move on terhadap pemikiran tradisionalnya, siapa yg membuat nya?, untuk apa manusia membuat itu? apa tidak akan menghambat pergerakan diri nya sendiri?
Polemik seputar perkembangan teknologi tidak akan ada habisnya, yang habis adalah populasi manusianya karena akan berganti dengan zaman baru, dengan populasi baru, seperti pepatah “ gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang nya” akan ada pembaharu, peng inovasi dari teknologi itu dari masa kemasa, dan orang yang mempunyai pemikiran seperti diatas akan berangsur - angsur menghilang karena akan menjadi bagian penikmat bahkan pembuat teknologi itu sendiri.
Diatas sudah telah disinggung tentang titik dimana gen penulis pada tahap perkembangan teknologi kecerdasan buatan, dampak nya selalu berupa negatif dan positif, bagi individu yang jeli maka mereka akan mampu memanfaatkannya, bahkan mendapat penghidupan yang layak dari situ, tapi bagi yang tidak mampu maka mereka akan menjadi individu yang konsumtif, disinilah peran pendidikan untuk memberikan sebuah penjelasan dan pemahaman terhadap generasi yang dibimbingnya, agar perilaku konsumtif itu dapat berubah menjadi perilaku kreatif dan inovatif.
Memasukkan dan mengkolaborasi teknologi dalam pembelajaran sangat disarankan, sebab disinilah salah satu cara untuk mengarahkan agar mereka para pemanfaat teknologi pemula dapat mengasah kemampuan dan keterampilan, poin penting nya adalah agar mereka kelak dapat menggunakan teknologi secara positif. Dalam upaya pemanfaatan teknologi secara positif, kemendikbud ristek pun menyediakan platform rumah belajar yang dapat dimanfaatkan siapa saja yang membutuhkan bahan ajar dan bahan belajar.
Perancangan pembelajaran kolaboratif segala arah atau Kooperatif learning merupakan model pembelajaran menggunakan tim ahli, yang salah satu nya penulis terapkan di kelas terhadap pelajaran pengetahuan dan teknologi tentang alat komunikasi modern yang mengkolaborasikan dengan rumah belajar melalui fitur sumber belajar, tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang penulis sajikan, selain itu banyaknya fitur - fitur menarik yang tersedia di laman rumah belajar menjadi wadah sumber belajar terpadu, artinya dengan satu tempat rumah belajar, guru bisa mencari berbagai referensi yang dibutuhkan, tanpa harus berpindah-pindah website, tanpa harus mencari link lain.
Khusus pada fitur sumber belajar, banyak tersedia konten - konten video pembelajaran dari berbagai jenjang pendidikan yang bisa dimanfaatkan. sama seperti penulis lakukan dalam kegiatan pembelajaran yang penulis sebutkan diatas tadi memanfaatkan konten sumber belajar dari rumah belajar kemendikbud ristek, tentu akan ada fasilitas untuk digunakan dalam mengakses laman port tersebut, disini dalam pelaksanaan pembelajaran, fasilitas yang penulis gunakan adalah perangkat yang dimiliki siswa sendiri, pasti akan ada sebuah pertanyaan dari pemanfaatan fasilitas yang dimiliki siswa sendiri, bagaimana dengan siswa yang tidak memiliki alat komunikasi, apakah akan menjadi kesenjangan, disinilah nilai karakter yang akan penulis akan ukur terhadap sikap kerjasama siswa, sikap sosial siswa terhadap kondisi teman sejawat nya.
Bicara hasil belajar yang ingin dicapai, tidak hanya kemampuan intelektual nya saja yang diukur, namun nilai dan norma perilaku menjadi tolak ukur utama, karena nilai norma dan perilaku akan menjadikan karakter pribadi peserta didik yang Pancasila, yakni berketuhanan, berkemanusaian, berkolaborasi ( bersatu), merakayak tampa memandang tinggi rendahnya derajat manusia dan yang terakhir mempunyai sikap yang berkeadilan.






0 Comments:
Post a Comment