Loading...

Implementasi Rumbel Terhadap Siswa

     Mengawali kegiatan sosialisasi Rumbel atau Rumah Belajar yang merupakan portal resmi dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek dalam rangka aktivitas "Berbagi Inovasi Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar" pada kegiatan Berbagi dan Berkolaborasi pada Sahabat Rumah Belajar yang masuk dalam 30 besar Pembetik level 4 wilayah Kalimantan Selatan yang dilakukan oleh SRB 2021 Kabupaten Tanah Bumbu Rafii Hamdi, S.Pd SD.

Pemilihan sosialisasi pertama kepada siswa adalah merupakan sebuah kewajiban yang harus SRB laksanakan, terlebih dimasa pandemi saat ini, sekian lama mereka belajar secara daring dirumah sejak awal semester di masa pandemik mereka tidak pernah sekalipun bertatapan muka dan kontak fisik terhadap guru yang mengajari merek ilmu, tentu rindu akan ilmu yang diberikan secara langsung oleh guru, hal ini yang mendasari kegiatan sosialisasi ini, selain itu dengan kegiatan ini dan pemanfaatan alat komunikasi handphone yang terinstal aplikasi Rumah Belajar, bisa menjadi salah satu upaya penetralisir aktivitas mereka terhadap alat komunikasi tersebut.





Mengapa disebut penetralisir, selama pembelajaran daring banyak perubahan perilaku pemakaian alat komunikasi yang tidak sesuai porsinya, mereka lebih banyak bermain game daripada belajar, dengan adanya aplikasi rumbel yang ada di handphone mereka, terlebih fitur dari rumbel  yang beragam serta berisi konten menarik akan membuat mereka penasaran dan akan lebih sering dimanfaatkan untuk belajar.

Selain menggunakan alat komunkasi yang siswa miliki, kegiatan sosialisasi pertama saya selaku SRB juga dilakukan di ruang komputer yang sekolah saya miliki, kegiatan ini dilakukan setelah geladi bersih kegiatan Asasmen Nasional Berbasi Komputer tingkat Sekolah Dasar.


Selain itu, moralitas yang terjadi ketika saya selaku SRB level 4 dari Tanah Bumbu lebih mengutamakan sosialisasi keluar dari sekolah terlebih dahulu, serta harus mengurangi hak mereka untuk diutamakan mendapatkan informasi, tidak hanya siswa yang saya ampu, melainkan semua siswa wajib mendapat informasi lebih dahulu tentang ilmu baru yang dimiliki guru nya tentang rumbel ini, terlebih selama dua tahun lebih mereka tidak pernah ke sekolah, dan baru saat ini mereka bisa bertatap muka langsung dengan gurunya, meski baru diterapkan 50%, kerinduan mereka tentu belum hilang, sebab pemberlakuan ini baru dilaksanakan dalam jangka kurang lebih satu bulan setengah, dan tentu mereka wajib di spesialkan terhadap informasi tentang rumbel (Rumah Belajar).

Setelah penunaian kewajiban saya selaku guru di SD Negeri 2 Sarigadung yang saat ini menjadi SRB Kalsel 2021 kepada siswa saya untuk mendapat kan informasi Rumah Belajar ini, baru sasaran berikutnya akan mensosialisasikan Rumah Belajar (Rumbel) ke guru-guru lain di wilayah kecamatan Simpang Empat dan Batulicin melalui Kelompok Kerja Guru, sehingga Portal Rumbel bisa dirasakan dan guru - guru yang menerima informasi tersebut akan memberikan kepada siswa di masing-masing sekolah nya.


 








 

0 Comments:

Post a Comment

Player

Archive

LAUCHING BUKU CERPEN SISWA KU

TUTORIAL Google Fom PPDB

Part 2